Desil: Memahami Posisi Relatif dalam Data Sosial Ekonomi
Rencana pemerintah melarang pembelian bahan bakar Pertalite bagi masyarakat yang berada di Desil 9 dan 10 memunculkan kontroversi di tengah masyarakat mengenai status desil mereka. Masyarakat yang mengecek status desilnya secara mandiri justru memunculkan keluhan baru mengenai hasil desil. Ada warga yang mengaku tinggal di rumah kontrakan, memiliki kendaraan bekas, bahkan tidak mempunyai penghasilan sendiri, tetapi tercatat dalam Desil 9 atau Desil 10. Sementara warga lain yang masih mengontrak dengan penghasilan pasangan sekitar Rp3 juta per bulan, tetapi tercatat dalam Desil 10. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat mempertanyakan apakah Desil 9 dan Desil 10 memang menunjukkan bahwa seseorang tergolong kaya sehingga harus dibatasi konsumsinya. Desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Berdasarkan informasi dari https://cekbansos.kemensos.go.id/ yang bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), desil adalah kelompok kesejahteraan kelu...