Satu Dapur, Banyak Sekolah, Hasil Berbeda
Kejadian keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi lagi beberapa hari terakhir. Ratusan santri Pondok Pesantren Mamba’ul Hikam di Kabupaten Sidoarjo, mengalami keracunan diduga akibat menu MBG pada Selasa, 1 September. Kejadian ini menyebabkan 664 orang menjadi korban keracunan. Kemudian di Kabupaten Nganjuk, kasus keracunan diduga akibat menu MBG menimpa pelajar dan guru SMA Negeri 3 Nganjuk pada hari Rabu, 2 September. Hasil monitoring Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) sejak 2025 hingga awal Agustus 2026 mencatat secara nasional, 40.759 orang menjadi korban keracunan MBG. Para korban meliputi pelajar, guru, hingga ibu dan anak balita yang mengikuti program posyandu sebagai penerima manfaat MBG Namun yang menjadi pertanyaan penting, jika Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memasak untuk banyak sekolah setiap hari, tapi kenapa keracunan makanan biasanya terjadi di satu atau beberapa sekolah saja? Terlokalisir Terdapat pola yang terlokalisir yang dapat member...